Jumlah Pengunjung Blog Ini

Kamis, 03 Februari 2011

IMM: Serangan Dipo Alam, Bukti Pemerintah Anti Kritik


JAKARTA--Pernyataan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, yang menyebut ada tendensi politik di balik pernyataan tokoh lintas agama yang mengkritik pemerintahan SBY, merupakan bukti sahih bahwa pihak istana anti kritik.  Ini ditegaskan Ton Abdillah Has Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Kamis (3/2).
''Lebih konyol lagi, serangan balik tersebut ditujukan secara personal kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafi’i Maarif. Sebagai sekretaris kabinet, Dipo Alam seharusnya melakukan assessment terhadap butir-butir kebohongan yang disodorkan para pemuka lintas agama, agar langkah perbaikan dapat dilakukan dengan cepat,'' papar Ton.
Ditambahkan Ton, kritik tokoh lintas agama didasari fakta objektif kondisi ummatnya masing-masing, bukan sesuatu yang mengada-ngada. ''Menurunnya kebebasan menjalankan ibadah, lemahnya penegakan hukum, penjualan BUMN secara terus-menerus, serta minimnya kesempatan kerja yang terus mendorong angka kemiskinan dan frustrasi sosial nyata-nyata merupakan fakta yang saban hari dapat disimak rakyat lewat pemberitaan media massa dan di lingkungan sekitarnya,'' ungkapnya.
Demikian pula menurut Ton, penuntasan skandal century dan skandal pajak, selalu berputar-putar tanpa penyelesaian yang jelas. Ditengah lemahnya kontrol partai politik melalui wakilnya di DPR, serta tidak berdayanya lembaga -lembaga penegakan hukum, termasuk KPK, pernyataan tokoh lintas agama tersebut mestinya patut disyukuri sebagai bagian dari kontrol civil society atas penyelenggaraan Negara.


Sumber ;Republika

Internet Unlimited Simpati dan Kartu As




Kini internetan prabayar telkomsel bisa dengan Simpati maupun Kartu As, jadi tidak harus membeli Perdana Flash Prabayar.
Aktivasinya bisa melalui SMS. Untuk lebih jelasnya bisa di baca di uraian di bawah ini.

Tarif Internet Unlimited Simpati dan Kartu As (Prabayar)
No
Paket
Kecepatan
Batas Pemakaian Wajar
Masa Aktif
1
Rp 5.000
maks. 384 kbps
15 MB
1 hari
2
Rp 50.000
maks. 384 kbps
100 MB
14 hari
3
Rp 100.000
maks. 384 kbps
500 MB
30 hari
4
Rp 200.000
maks. 512 kbps
1,5 GB
30 hari
Cara Daftar Internet Unlimited Simpati dan Kartu As
  • Melalui *363# (langsung dari ponsel/modem). Ketik *363# dan OK/Call dari ponsel/modem-mu, kemudian pilih menu no. 3 (Flash Unlimited)
  • Melalui SMS ke 3636
    Pembelian satu kali, tidak otomatis diperpanjang (hanya berlaku untuk paket  Rp 50.000):
    Ketik SMS dgn format : UL<spasi>ON<spasi>harga paket
    Contoh : UL ON 50000 atau UL ON 50 atau UL ON 50k
    Berlangganan (diperpanjang otomatis ketika masa aktif paket habis) :
    Ketik SMS dgn format : UL<spasi>REG<spasi>harga paket
    Contoh : UL REG 100000 atau UL REG 100 atau UL REG 100k
  • Melalui web Self Care T-Care.
Cara Cek Status Pemakaian
  • Melalui SMS dengan format : UL INFO dan kirim SMS ke 3636 (bebas biaya)
  • Melalui Web Self Care T-Care.
Berhenti berlangganan
  • Melalui SMS dengan format : UL OFF dan kirim SMS ke 3636 (bebas biaya)
  • Melalui akses *363# langsung dari ponsel/modem
Syarat dan ketentuan
  • Hanya berlaku untuk pelanggan prabayar simPATI, Kartu As dan Flash Perdana Unlimited
  • Harga SUDAH termasuk PPN
  • Berlaku hanya untuk pemakaian domestik (tidak berlaku untuk International Roaming yang akan dikenakan biaya terpisah)
  • Setelah melewati batas pemakaian wajar, kecepatan akses diturunkan hingga (maks) 64 kbps TANPA DIKENAKAN biaya tambahan
  • Menggunakan Access Point Name (APN) : Internet atau Telkomsel   ,Dial Number : *99#
  • Pelanggan dapat membeli Paket TURBO (Rp 50rb dan Rp 100rb) untuk mengembalikan kecepatan secara sementara setelah quota fair use nya habis (dalam masa aktif paket).
Sumber : Telkomsel

Substitusi Kampas Kopling Smash


                


            Suzuki Smash adalah salah satu varian sepeda motor Suzuki yang pertama kali diproduksi pada tahun 2002. Harga bekas yang terjangkau merupakan salah satu alasan dari beberapa orang untuk memiliki unit second-nya. Namanya juga motor seken apalagi umurnya sudah lebih dari 5(lima ) tahun. Motor merek apapun jika sudah menginjak usia di atas 5 tahun tentu ada spare parts-nya yang aus dan sudah saatnya di ‘lem biru’ (lempar, beli baru he.he).
            Salah satu parts yang sudah saatnya minta disubstitusi adalah kampas kopling yang sangat berperan dalam penyaluran tenaga dari mesin ke roda belakang.

 Kampas Kopling Smash (kiri), dan Satria (kanan)


            Tanda-tanda kampas kopling sudah mau ‘pensiun’ adalah motor rasanya ogah berlari, maunya teriak mulu. Throttle sudah dipelintir dalam-dalam, tapi lari motor masih kaya lari ditempat, gak bias ngebut. Selain itu juga resposifitas motor juga berkurang, yang sangat terasa di jalan macet maupun menanjak. Selain itu juga saat akselerasi terasa bergetar kaya lagi demam yang menendakan kampas kopling sudah tak mampu meneruskan energi ke roda belakang, sehingga selip. Efek yang paling tersa adalah boros bensin.
            Untuk penggantian kampas kopling ada beberapa pilihan untuk sepeda motor ini. Pilihan pertama ya ganti sesuai bawaan motor, kalo ini sih gampang, tinggal bawa motor ke bengkel resmi. Namun ada alternative lain kalau ingin performa motor ingin lebih baik, yaitu menggunakan kampas kopling Suzuki Satria R-120 2-tak kopling manual (keluaran tahun 2001-2003, bukan yang Hiu ya..)Motor jenis ini sudah discontinue produksinya, tapi spare partsnya masih ada yang jual. Bentuk dan ukuran kampas koplingnya mirip dengan punya Smash, jadi saat pemasangan tinggal plek aja.
            Mungkin trik ini sudah banyak yang tahu, tapi masih banyak juga yang masih bertanya-tanya, apakah trik ini benar.
            Hal ini terbukti pada Smash 2003 milik saya pribadi. Setelah penggantian kompas kopling pakai punya Satria, motor jadi terasa lebih responsive dan akselerasi lebih enak, apalagi dimodifikasi jadi kopling manual, jadi mak nyus….Kalau untuk pemakaian sehari-hari sangat mumpuni, tapi jangan untuk balapan di jalan ya.. soalnya kalau balap2an kasian motornya, lagian seandainya kita celaka kasihan anak-istri kita. RESPOSIBLE RIDING bro, itu harus kita tanamkan pada diri kita…! Ngebut boleh tapi jangan slonong boy…..OK bro?